Pemilik Lahan Minta Pemkot Bangun Talud 30 Meter, Walikota: Saya Sudah Perintahkan BPBD

oleh -1140 Dilihat
oleh

TERNATE#- Pemilik lahan seluas 1 hektar di kelurahan, Gambesi Kecamatan Ternate Selatan, meminta Pemerintah Kota Ternate segara membanguan Talud penahaman ombak sepanjang 30 meter agar tanaman mangrove yang sudah di budidaya bisa bertahan.

Pemilik lahan, Jidin Nur mengaku, telah menyampaikan ke Wali Kota M Tauhid Sulemn  usai melakukan penamana pohon mangrove.

“Sebagai pemilik lahan sangat berharap ada bantuan dari pemerintah untuk bangun  talud  sepanjang 30 meter, sebagai penahan ombak dan banjir agar bisa menahan sampah yang tidak menggangu pohon mangrove,” harapnya, Jumat (4/2/2022)

Ia menjelaskan, wilayah pesisir pernah di tanaman pohon mangrove, namun tidak ada penahan ombak sehingga mangrove hanya sebagaian yang hidup.

“Kami pernah buat talud, hanya sebatas buat saja sebaba masih terkendala anggaran,” ujarnya.

Menurutnya, ketika talud dibuat keuntungan untuk masyakat setempat, sebab tanaman sayur kankung tidak rusak ketika air laut naik. Maka Pemkot segera memperhatikan masalah ini.

Sementara, Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Hutan Lindung Ake Malamo, Asih Yunani menyampaikan, di tahun 2020 wilayah pesisir Gambesi pernah menanam pohon mangrove sebanyak 3.000 batang, yang jadi hanya sebagian. Sebab, penahan ombak tidak ada.

“Kalau pembanguan tanggul baru saja kami usulkan ke Pemkot. Dari  KLHK sendiri  tidak mempunyai kewenanagan bangun tanggul atau talud. Kami hanya menyiapkan bibit yang dibuat persemaian di Sofifi, nanti diperuntuhkan ke masyarakat secara gratis termasuk hari ini melaksanaka penanama bersama wali kota Ternate,” terang dia.

Dia berharap,  masyarakat tetap menjaga  kawasan pantai dan tidak terjadi abrasi. Jika tanaman mati segera disulam kembali dan KLHK selalu menyiapkan bibit

Terpisah, Wali kota Ternate M Tauhid Sulemen menyampaikan, keluhan masyarakat langsung di tangani oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Pak arif segera memperhatikan pembagunan talud panjang 30 meter,” ujarnya.

Kata Tauhid, ini sebagai langkah cepat dalam mengatasi sejumlah masalah yang dihadapi di masyarkat.

“Saya juga berharap agar masyarakat turut menjaga pohon mangrove yang sudha kami tanama secara bersama,” harap Tauhid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.